Bimtek ( Bimbingan Teknis ) Pengelolaan Aset Desa
Administrasi Desa

Bimtek ( Bimbingan Teknis ) Pengelolaan Aset Desa

Oleh
Administrator

27 Sep 202110:10:12 WIB28 views

Jumat, 24 September 2021, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Landak melalui Bidang Perencanaan, Keuangan dan Aset Desa menyelenggarakan Kegiatan Bimtek ( Bimbingan Teknis ) Pengelolaan Aset Desa yang masuk pada hari keempat atau hari terakhir pelaksanaannya. Gelombang pertama (pukul 10.00-13.00 WIB), peserta bimtek terdiri dari Sekretaris Desa beserta Kaur Umum dan Perencanan Desa dari Kecamatan Banyuke Hulu dan Kecamatan Air Besar (32 peserta).

Gelombang kedua (pukul 14.00-17.00) dihadiri oleh Sekretaris Desa beserta Kaur Umum dan Perencanan Desa dari Kecamatan 
Sompak dan Kecamatan Meranti (25 peserta)
Dimana peserta dari setiap Desa dibatasi hanya boleh oleh 2 orang.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan Sosialisasi tentang Kebijakan Pengelolaan Aset Desa dan Pendampingan dalam penggunaan aplikasi Sistem Pengelolaan Aset Desa (SIPADES). 

Adapun Narasumber dan materi yang disampaikan sebagai berikut :
1. Kepala DPMPD Kabupaten Landak (Mardimo, SE.,ME). dengan tema "Kebijakan Umun Pengelolaan Aset Desa" .

2. Kepala Bidang Perencanaan, Keuangan dan Aset Desa (Agustina Titin, S.Hut) dengan tema "Pengelolaan Aset Desa berdasarkan Peraturan Bupati Landak Nomor 49 Tahun 2020" 

3. Kepala Seksi Pengelolaan Aset Desa (John Patalas, S.IP) Simulasi Penggunaan Aplikasi Sistem Pengelolaan Aset Desa ( SIPADES ). 

4. Tenaga Ahli Insfratruktur Desa Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa Kabupaten Landak (F. Aji, S.T) dengan tema "Pengadaan Barang dan Jasa di Desa".

Bimtek Pengelolaan Aset Desa ini dilakukan agar Perangkat Desa memahami kebijakan pengelolaan aset Desa sesuai dengan Permendagri Nomor 1 Tahun 2016 & Perbup No. 49 Tahun 2020 dan mendorong Pemerintah Desa agar mampu mengelola aset secara produktif sehingga dapat mendukung penyelenggaraan Pemerintahan Desa scr efektif hingga memberikan sumbangan terhadap pendapatan desa.

Dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi melalui Aplikasi SIPADES, diharapkan mampu mendorong pemenuhan asas fungsional, kepastian hukum, transparansi dan keterbukaan, efisiensi, akuntabilitas dan kepastian nilai serta dilakukan secara tepat, akurat dan tuntas.

Kepala Dinas PMPD Mardimo, S.E, M.M dalam arahan penutupnya menegaskan kembali bahwa salah satu output dari pengelolaan aset Desa adalah Daftar Rencana Kebutuhan Aset Desa dan Laporan Inventarisasi Aset Desa yang wajib dilaporkan. Sebagai salah satu media pembinaan untuk peningkatan kapasitas aparatur Desa, maka kegiatan Bimtek pengelolaan aset desa ini wajib diikuti oleh Sekdes dan Kaur Umum dan Perencanaan Desa agar memahami wewenang dan tanggungjawabnya sebagai pejabat pengelola aset di Desa termasuk dalam penggunaan aplikasi SIPADES.
Peserta diharapkan sudah mulai merancang langkah-langkah yang akan dilakukan sekembalinya dari kegiatan Bimtek ini.